Bertahan diantara kekerasan, airmata dan…..
kepedihan yang berkepanjangan,
Tanpa mencoba menghentikan.
Tak berdaya melawan segalanya.
Satu persatu menghampiri dan meninggalkan luka yang dalam.
Masing-masing dengan keangkuhan dan pembenarannya sendiri,
Seolah telah menjadi musuh yang kuat dan mahluk yang sempurna.
Kadang kita lupa,
Kebenaran itu Indah,
nyaman,
menenangkan,
lembut dan……………
Mutlak milik ILlahi.
Ada rasa rindu yang mencekam jiwa ini,
Rindu akan indahnya sentuhan, sapaan ataupun ……………
Pandangan lembutnya dan tatapan mata yang meneduhkan
Juga,……….menggetarkan hati.
Rindu akan indahnya,…………..
Ketulusan,
cinta,
dan persahabatan………………
Jakarta, duapuluhlimajuliduaribudelapan
larissaboga
Belum Ada Tanggapan
Belum ada komentar.
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal
Tinggalkan komentar
